Label

Minggu, 31 Agustus 2014

Artikel Saumur di Harian Pikiran Rakyat

Yuhuuu. Alhamdulillah hari ini hari Minggu ceriaa. Artikel saya tentang Saumur dimuat di harian Pikiran Rakyat. Yap, beginilah penampkan artikel yang berjudul "Negeri Dongeng Ala Prancis" yang saya print screen dari epapernya.




Kereta cepat TGV meninggalkan Paris, melaju kencang ke arah barat, memasuki teritori Pays de la Loire. Sekitar 2 jam perjalanan, sampailah saya di sebuah kota kecil bernama Saumur. Suasana asri dan tenang menyambut begitu keluar stasiun. Di depan mata,  tampak lanskap kota mungil yang indah di tepian sungai dengan kastil cantik berdiri megah di ketinggian. Apakah saya sedang berada di negeri dongeng?
Lembah Sungai Loire di Prancis adalah  surga bagi para pencinta sejarah, seni budaya khas Prancis, dan juga para penikmat alam. Jauh dari hiruk pikuk Paris, mengunjungi kota-kota kecil di sepanjang lembah ini adalah suatu rekreasi yang patut dicoba ketika berada di Prancis. Salah satu yang menarik hati saya adalah Saumur, kota yang kerap dijadikan latar cerita novel-novel klasik Prancis yang pernah saya baca.
Berjalan kaki adalah pilihan yang menyenangkan bagi saya  dalam menjelajah kota mungil ini. Selain menikmati pemandangan yang ada, saya berkesempatan bertegur sapa atau hanya bertukar senyum kepada penduduk lokal yang kebetulan berpapasan di jalan. Di kota-kota kecil seperti ini, bisa dibilang lazim untuk menyapa meskipun tidak saling mengenal. Tujuan pertama saya di Saumur adalah Château de Saumur atau Kastil Saumur, kastil cantik yang sudah menggoda saya sejak turun dari kereta.
Berjalan melewati Sungai Loire yang membelah Saumur, sampailah saya  di pusat kota. Dari sana, saya mengikuti petunjuk arah untuk menuju Kastil Saumur diatas bukit kecil yang berada di tepian Sungai Loire. Rasa lelah terbayar ketika dari atas saya disajikan suatu panorama yang begitu memanjakan mata. Arsitektur bangunan kota yang berdinding putih dan beratap hitam berpadu apik dengan birunya langit, hijaunya pepohonan, dan kemilaunya Sungai Loire.
Kastil Raja-Raja Prancis
Kastil Saumur adalah salah satu dari rangkaian Châteaux de la Loire atau kastil-kastil lembah Sungai Loire. Rangkaian kastil Loire ini dibangun pada abad pertengahan hingga Renaisans sebagai kediaman raja-raja Prancis yang pada masa itu bermukim di wilayah lembah Sungai Loire. Sebagai kediaman raja, kastil-kastil Sungai Loire terkenal megah dan cantik sehingga sekarang menjadi warisan budaya Prancis yang penuh daya tarik. Termasuk Kastil Saumur tentunya.
Kastil Saumur memang bukanlah yang paling besar dan megah dari rangkaian kastil tersebut. Namun Kastil Saumur memiliki keunikan yang tidak dimiliki kastil-kastil lain. Selain arsitekturnya yang khas, letaknya yang berada di atas bukit kecil dan persis di tepian Sungai Loire yang  menawarkan suatu siluet dan pemandangan apik jika dilihat dari kejauhan. Lebih dramatis ketika momen terbit atau tenggelamnya matahari.
Memasuki kastil yang sekarang berfungsi sebagai museum ini, pengunjung dikenakan tarif untuk dewasa rata-rata 5€-9€, tergantung musimnya. Di dalam bangunan kastil, tersimpan rapi berbagai barang-barang peninggalan kerajaan Prancis zaman abad pertengahan hingga Renaisans, terutama dari wilayah kerajaan Anjou.
Puas berada di dalam, saya lantas mengagumi kastil ini dari luar. Sembari duduk-duduk santai di rerumputan, saya menikmati perpaduan pemandangan yang ada. Kastil cantik di depan, kemudian kota Saumur dan Sungai Loire di bawah. Hmm...rasa-rasanya kastil ini seperti milik sendiri karena saat itu hanya ada sedikit turis yang berkunjung.
Menurut brosur yang ada, pada musim panas, antara bulan Juli-Agustus, selalu diadakan pertunjukan teater dan drama khas Prancis di depan Kastil Saumur pada malam hari. Wah pasti sangat menakjubkan karena menggunakan lampu-lampu dan cahaya warna-warni. Menambah suasana negeri dongeng saja.
Kota Sarat Tradisi
Setiap kota di Prancis selalu memiliki pusat kota atau centre ville dalam bahasa lokal. Disinilah pusat keramaian serta berbagai aktivitas perdagangan terjadi. Kendaraan bermotor biasanya dilarang masuk agar warga bisa berjalan kaki dengan santai di pusat kota ini.
Memasuki pusat kota Saumur, deretan toko-toko kecil menyambut. Baik yang menjual barang-barang modern hingga yang tradisional. Mencari suvenir dan oleh-oleh pun bisa dilakukan disini. Saya selalu tertarik melihat toko-toko yang menjual produk-produk tradisional Prancis. Seperti di Saumur, ada toko-toko yang menjual berbagai produk kuliner asli daerah Saumur dan sekitarnya. Ada berbagai macam keju, cokelat, hingga wine asli Saumur.
Saumur dan sekitarnya memang dikenal sebagai salah satu penghasil wine Prancis. Hamparan perkebunan anggur juga terdapat disini. Menariknya, wisatawan dapat mengunjungi dan melihat langsung bagaimana perkebunan anggur ala Prancis itu. Jika saja saat itu sedang musim anggur, pasti saya akan mengunjunginya. Ya, hitung-hitung sebagai penambah wawasan akan budaya khas Prancis. Bagi para pencinta minuman anggur atau wine dan ingin mencicipinya langsung dari tempat pembuatannya, Saumur adalah tempat yang tepat. Kota kecil ini adalah pusat dari beberapa produsen dan merk wine ternama di Prancis dan dunia. Wisatawan dapat mengunjungi cave atau tempat penyimpanan anggur yang beberapa diantaranya terletak di dalam kota. Disini, wisatawan dapat pula menyaksikan proses pembuatan wine yang dilakukan dengan memadukan tradisi Prancis dan teknologi modern.
Selain gastronomi dan sejarah, Saumur juga menyimpan warisan budaya asli Prancis yang lain, yaitu seni dan olahraga berkuda. Militer Prancis pada zaman dulu dikenal dengan pasukan berkudanya yang sangat cakap. Nah, Saumur adalah pusat pembelajaran untuk seni dan olahraga berkuda sejak zaman kerajaan dulu hingga sekarang.  Seni berkuda Saumur ini dikenal sebagai le Cadre Noir. Wisatawan yang ingin mengetahui sejarah le Cadre Noir dan melihat langsung sekolah nasional berkuda Prancis dapat mengunjungi kompleks le Cadre Noir, tidak jauh dari pusat kota. Jika berkesempatan, rasakan sendiri sensasi belajar berkuda di sekolah yang sudah melegenda ini.
Setelah lelah berjalan-jalan seharian di Saumur, tidak ada yang lebih menyenangkan selain bersantai di tepian Sungai Loire, sungai terpanjang di Prancis. Sambil menyantap sandwich dari boulangerie (toko roti khas Prancis), saya menikmati suasana sore yang meneduhkan. Suatu relaksasi tersendiri sebelum pulang, meninggalkan “negeri dongeng” di lembah Sungai Loire....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar